Ibadah ibarat sebuah jalan interkasi dengan Tuhan Yang Maha Penyayang.Tuhan yang tidak pernah telat memberi rejeki dan kehidupan kita.dihadirkanya udara disekeliling kita memudahkan kita untuk bernafas.ditebarkanya rejeki untuk penghidupan manusia dan juga sebagai bahan ujian.mana yang menjadi tujuan Tuhannya kah atau Rejeki itu tadi.
Komunikasi yang intens dengan Tuhan akan menghasilkan manusia yang luar biasa.karena dia selalu meminta petunjuk setiap saat.dia merasa Tuhan selalu hadir dekatnya.bahkan lebih dekat dengan urat lehernya.hatinya pun selalu merasa tentram.dia yakin segala sesuatunya dihadirkan Tuhan dihadapanya sebagai Ujian dan sudah terukur secara tepat untuk kita. Seorang ahli ibadah akan tercermin dari akhlaknya.
Dimudahkanya bagi kita untuk beribadah.kita tidak perlu berusaha mancari cara beribadah.Allah sudah ajarkan caranya melalui para Rosulnya. Kemudian dari sinilah risalah itu tersebar sampai pada kita.sampainya risalah tersebut di hadapan kita tentu saja sudah melalui berbagai dimensi budaya sipembawa risalah. Yang kadang sampainya pada kita sudah tecampur dengan budaya atau bahkan selera para pembawa risalah tersebut. Tidak jarang juga ada mengurangan dan pembelokan nilai dari suatu ibadah.mulai dari sinilah banyak perdebatan tak jarang menjurus perpecahan.
Ketika dimulai acara perdebatan sudah tidak ada lagi benar atau salah yang ada menang atau kalah.masing- masing tidak jujur lagi dengan tujuan ibadah yaitu interaksi dengan Tuhan. Kata-kata yang kasar dan saling menjatuhkan pun keluar.itulah kata2 seorang ahli ibadah?kalau ibadah mereka sudah benar mereka gk akan berani menyakiti satu hati pun.karena setiap kata ada pertangung jawabanya di hadapan Tuhan.
Jadi coba tanyakan pada diri masing2 sejauh mana perbaikan kita akhlak kita setelah melakukan ibadah. Kalau akhlak kita masih buruk.bicara kita masih kasar atau sinis.sring melakukan kedzoliman pada diri sendiri ataupun orang lain. Itu ciri ibadah kita belum benar.bisa jadi caranya salah atau niat kekhusyuan kita yang kurang benar. Coba tanyakan pada orang yang sudah terbukti berakhlak baik. Gimana cara ibadahnya.jangan pada orang yang pengenya selalu debat dengan sinis atau pun pada orang yang menutupi ketidak mampuan dia dengan marah atau pengerahan massa.
Sekali lagi ciri2 orang yang Ibadah benar tuh dilihat dari akhlaknya.kalau anda merasa ibadah anda benar gk udah koar maksa orang lain beribadah dengan cara yang sama.cukup buktikan dengan ketulusan niat ibadah,berakhlak yang baik.sehingga orang merasa nyaman dengan anda.mulut anda senantiasa membahagiakan orang lain,tiada satu hati pun yang tersakiti.kalau anda merasa ibadah anda benar maka anda pasti menjadi orang yang luar biasa bermanfaat bagi lingkungan. Tiap langkah anda adalah produktif bagi kebaikan orang lain.anda berjuang mengisi ratusan atau bahkan ribuan perut lapar .anda berada paling depan membantu sesama.dengan akhlak seperti itu tidak perlu adan koar2.orang dengan sendirinya akan bersimpati dengan anda dan mengikuti langkah anda dan juga cara ibadah anda.
Itulah contoh dakwah dari Rosulluloh SAW.beliau berdakwah dengan mengunakan akhlak.S
Komunikasi yang intens dengan Tuhan akan menghasilkan manusia yang luar biasa.karena dia selalu meminta petunjuk setiap saat.dia merasa Tuhan selalu hadir dekatnya.bahkan lebih dekat dengan urat lehernya.hatinya pun selalu merasa tentram.dia yakin segala sesuatunya dihadirkan Tuhan dihadapanya sebagai Ujian dan sudah terukur secara tepat untuk kita. Seorang ahli ibadah akan tercermin dari akhlaknya.
Dimudahkanya bagi kita untuk beribadah.kita tidak perlu berusaha mancari cara beribadah.Allah sudah ajarkan caranya melalui para Rosulnya. Kemudian dari sinilah risalah itu tersebar sampai pada kita.sampainya risalah tersebut di hadapan kita tentu saja sudah melalui berbagai dimensi budaya sipembawa risalah. Yang kadang sampainya pada kita sudah tecampur dengan budaya atau bahkan selera para pembawa risalah tersebut. Tidak jarang juga ada mengurangan dan pembelokan nilai dari suatu ibadah.mulai dari sinilah banyak perdebatan tak jarang menjurus perpecahan.
Ketika dimulai acara perdebatan sudah tidak ada lagi benar atau salah yang ada menang atau kalah.masing- masing tidak jujur lagi dengan tujuan ibadah yaitu interaksi dengan Tuhan. Kata-kata yang kasar dan saling menjatuhkan pun keluar.itulah kata2 seorang ahli ibadah?kalau ibadah mereka sudah benar mereka gk akan berani menyakiti satu hati pun.karena setiap kata ada pertangung jawabanya di hadapan Tuhan.
Jadi coba tanyakan pada diri masing2 sejauh mana perbaikan kita akhlak kita setelah melakukan ibadah. Kalau akhlak kita masih buruk.bicara kita masih kasar atau sinis.sring melakukan kedzoliman pada diri sendiri ataupun orang lain. Itu ciri ibadah kita belum benar.bisa jadi caranya salah atau niat kekhusyuan kita yang kurang benar. Coba tanyakan pada orang yang sudah terbukti berakhlak baik. Gimana cara ibadahnya.jangan pada orang yang pengenya selalu debat dengan sinis atau pun pada orang yang menutupi ketidak mampuan dia dengan marah atau pengerahan massa.
Sekali lagi ciri2 orang yang Ibadah benar tuh dilihat dari akhlaknya.kalau anda merasa ibadah anda benar gk udah koar maksa orang lain beribadah dengan cara yang sama.cukup buktikan dengan ketulusan niat ibadah,berakhlak yang baik.sehingga orang merasa nyaman dengan anda.mulut anda senantiasa membahagiakan orang lain,tiada satu hati pun yang tersakiti.kalau anda merasa ibadah anda benar maka anda pasti menjadi orang yang luar biasa bermanfaat bagi lingkungan. Tiap langkah anda adalah produktif bagi kebaikan orang lain.anda berjuang mengisi ratusan atau bahkan ribuan perut lapar .anda berada paling depan membantu sesama.dengan akhlak seperti itu tidak perlu adan koar2.orang dengan sendirinya akan bersimpati dengan anda dan mengikuti langkah anda dan juga cara ibadah anda.
Itulah contoh dakwah dari Rosulluloh SAW.beliau berdakwah dengan mengunakan akhlak.S
Tidak ada komentar:
Posting Komentar