twitter

Kamis, 18 Agustus 2011

membuat nageut

RESEP SERBA NUGGET
Nugget Ikan
Dapurbunda
Bahan:

* 250 gr ikan kakap
* 2 lbr roti tawar
* 2 btr telur ayam
* Garam secukupnya
* Sedikit pala
* Sedikit thyme (jika suka)
* 2 btr putih telur
* Tepung panir
* Minyak untuk menggoreng

Cara membuat:

1. Blender ikan, roti tawar dan telur, angkat.
2. Masukkan semua bumbu, aduk rata.
3. Ambil loyang, minyaki terlebih dulu, alasi dengan kertas roti lalu
tuang adonan dan kukus selama lebih kurang 30 menit, angkat.
4. Setelah dingin dipotong-potong seperti bentuk jari atau bentuk
binatang (sesuai selera) kemudian dipanir lalu celup ke putih telur dan
dipanir lagi,
setelah itu goreng dalam minyak panas sampai berwarna kecoklatan,
angkat.
5. Hidangkan.

Chicken Nugget
Description:

Ini resep chicken nugget yang biasa aku buat, aslinya dari aroma - bu
sisca di indosiar. Selama ini sih anakku suka banget dg chicken nugget
ini..oh iya, kalau mau, bisa ditambahkan udang cincang, keju parut,
macaroni, dll.

Ingredients:

Ayam cincang 300 gram
Telur 2 butir
Tepung sagu 50 gram
Susu cair 100 ml
Merica secukupnya
Garam secukupnya
Gula pasir secukupnya
Kaldu blok 1 sdm (jika suka)

Directions:

Campur semua bahan, aduk rata. Sebelumnya siapkan loyang loaf yang sudah
diolesi margarin. Masukkan ke loyang loaf, ratakan.
Panggang. Setelah masak, potong2. Siapkan 1 butir telur, balut dengan
tepung roti, simpan dalam lemari es (1/2-2 jam). Siap untuk digoreng.

NUGGET AYAM TELUR CINCANG

Bahan:

200 gr daging ayam cincang
6 butir telur ayam rebus, cincang
3 butir telur ayam, dikocok
¼ sdt lada halus
½ sdt garam halus
Pala bubuk secukupnya
1 bungkus kaldu blok

Cara membuat :

Campur daging ayam, telur rebus, telur ayam kocok, lada halus, garam
halus, bubuk pala, dan kaldu blok. Aduk rata.
Masukkan adonan dalam loyang ukuran 20 ´ 8 cm, yang sudah dilapisi
kertas roti dan diolesi mentega.
Kukus adonan ± 30 menit atau hingga matang, angkat dan dinginkan.
Potong-potong, celup dalam kocokan telur dan balur dengan tepung panir
lalu goreng sampai kecoklatan. Sajikan hangat

Nugget Ayam Keju

Bahan :
500 gr ayam giling
4 buah roti tawar tanpa kulit
2 buah wortel, dirajang halus
150 gr keju parut
2 butir telur
100 ml air matang
mentega untuk olesan

Bumbu yang dihaluskan :
4 siung bawang putih
1 sdt lada halus
garam secukupnya
Untuk memanir :
250 gr tepung roti
2 butir telur kocok

Cara membuat :
*      Rendam roti dalam air matang.
*      Campur ayam giling, roti, wortel, keju, telur, serta bumbu yang
dihaluskan. Aduk sampai rata.
*      Siapkan loyang atau pinggang tahan panas ukuran 20 cm. Olesi
dengan mentega.
*      Tuangkan adonan ke dalam loyang. Ratakan dan kukus selama 20
menit.
*      Dinginkan, kemudian potong atau bentuk sesuai selera.
*      Celupkan potongan nugget ke dalam tepung roti, lalu telur kocok,
kemudian tepung roti lagi.
*      Masukkan ke dalam freezer dan diamkan selama kurang lebih 2 jam.

*      Goreng nugget dan hidangkan bersama saos sambal dan tomat.
Serba Nugget yg praktis

Nugget Tahu
(untuk 20 potong)

Bahan :

300 gr tahu putih, haluskan
garam, merica, bubuk pala secukupnya
3 butir telur
100 gr daging ayam giling
70 gr keju parut
2 butir telur untuk panir
tapung panir secukupnya

Cara membuat :
1.      Campur rata tahu, garam, merica, bubuk pala, telur, ayam giling,
dan keju parut.
2.      Tuang dalam cetakan yg telah diolesi mentega. Kukus sampai
matang. Potong-potong lalu gulingkan ke telur dan tepung panir. Goreng
sampai kecoklatan


Chicken Nugget
(untuk 24 buah)

Bahan :

300 gr daging ayam giling
50 gr keju cheddar parut
2 butir telur dikocok lepas
¼ sendok teh garam
¼ sendok teh merica bubuk
4 siung bawang putih, haluskan

Bahan panir :

100 gr tepung roti
2 butir telur kocok lepas
minyak untuk menggoreng


Cara membuat :
1.      Aduk rata daging ayam giling, keju parut, telur, garam, merica,
dan bawang putih.
2.      Tuang ke dalam loyang persegi 20 cm yg diolesi minyak kemudian
dialasi plastik.
3.      Kukus nugget selama 20 menit. Angkat. Setelah dingin potong 2 x
2 cm.
4.      Celupkan potongan nugget ke dalam telur lalu gulingkan di tepung
roti. Lakukan 2 kali.
5.      Goreng dalam minyak panas sampai matang.
Nugget Ikan

Bahan :
350 gr daging ikan kakap
100 grkeju cheddar parut
3 butir telur
1 sdt garam
½ sdt merica bubuk
50 gr tepung roti
3 sdm bawang goreng

Bahan pelapis :

2 butir telur
100 gr cornflake, diremas-remas
2 sdm wijen
minyak untuk menggoreng

Cara membuat :
1.      Blender ikan kakap di blender Philips.
2.      Aduk rata daging ikan kakap, keju, telur, garam, merica, tepung
roti, susu, dan bwang goreng.
3.      Tuang ke dalam loyang persegi 22 x 12 x 4 yg dilapisi plastik.
4.      Kukus sampai matang. Potong-potong 2 x 4 cm
5.      Celup ke dalam telur lalu gulingkan di campuran wijen dan
cornflake.
6.      Goreng sampai renyah.





Resep Membuat Makanan Untuk Anak : Nugget Sayur

November 4th, 2009 by admin Apa Komentar Anda untuk Resep Ini?.. » Nugget SayurBahan Membuat Makanan Untuk Anak Nugget Sayur:
  • 100 g udang, haluskan
  • 100 g wortel, parut
  • 100 g bayam, haluskan
  • 100 ml santan
  • 2 btr telur
  • 50 g tepung sagu
  • 2 sdt garam
  • 1 sdt merica halus
  • 1 sdt gula pasir

Bumbu Halus:

  • 3 btr bawang merah, haluskan
  • 1 siung bawang putih, haluskan
  • 1 sdt parutan jahe

Bahan Pelapis:

  • 1 btr telur
  • 100 g tepung roti
  • Minyak goreng untuk menggoreng
Pelengkap:
  • Saus tomat atau mayones
Cara Membuat  Makanan Untuk Anak  Nugget Sayur:
  1. Campur udang dan sayur halus dengan santan, telur, tepung sagu, garam, merica, dan gula pasir, aduk rata. Tambahkan bumbu halus, aduk rata.
  2. Siapkan loyang atau pinggan tahan panas, olesi dengan minyak goreng, tuangkan adonan lalu kukus selama 20 menit, angkat dan dinginkan.
  3. Setelah dingin, potong dengan bentuk karakter binatang, celupkan ke dalam telur kocok dan lumuri dengan tepung roti. Simpan di dalam lemari pendingin selama 2 jam.
  4. Panaskan minyak dan goreng hingga kecokelatan, angkat dan tiriskan.
  5. Sajikan bersama kentang goreng dan saus tomat. Hias sesuai selera hingga menarik dan membuat anak terpancing menyantapnya.
Untuk 6 porsi
Nilai gizi per porsi:
Energi: 166 Kkal
Protein: 6,8 g
Lemak: 7,1 g
Karbohidrat: 11,3 g
Sumber : Tabloid-Nakita.com



Rabu, 17 Agustus 2011

cara membuat baso

MEMBUAT BAKSO SENDIRI
(Sumber Seri Teknik Masak Primarasa)


BAHAN UTAMA

Daging sapi
Pilih daging sapi yang masih segar, bahkan yang masih berdarah. Daging sapi yang bebas urat dan sedikit lemak seperti daging lemusir dan gandik akan menghasilkan bakso yang terbaik mutunya. Bisa juga dipakai daging penutup, paha depan, atau daging iga. Untuk bakso urat, pilih daging sengkel. Makin segar makin baik, karena daging sapi yang segar akan meghasilkan bakso yang kualitasnya terjamin


Ikan
Pilih jenis ikan yang berdaging putih seperti tenggiri, kakap, kerapu, belida, atau ikan gabus. Selain hasilnya tampak bersih (tidak gelap), tekstur baksonya pun lebih kenyal. Sebab ikan berdaging putih umumnya memiliki kandungan protein aktin dan myosin cukup tinggi yang membuat daging ikan lebih padat, kompak dan mudah dibentuk (tidak buyar). Bakso ikan yang bermutu baik berwarna putih, mengkilap dengan tekstur kenyal, halus dan tidak berserat


Udang
Pilih udang yang segar, buang sungutnya yang panjang, kepala dan kulitnya, Remas-remas udang secara hati-hati dengan garam, lalu cuci bersih, baru cincang halus


Ayam
Daging ayam tidak sekenyal daging sapi, tetapi kini banyak yang memanfaatkannya untuk bakso. Yang digunakan adalah daging ayam tanpa tulang. Pilih ayam yang sehat, segar dan tidak terlalu tua


TEKNIK MEMBUAT BAKSO


Membuat adonan
Untuk membuat adonan bakso, potong-potong kecil daging, kemudian cincang halus dengan menggunakan pisau tajam atau food processor atau blender. Setelah itu, haluskan daging, uleni dengan es batu atau air es (10-15% berat daging) dan garam (dan bumbu lain) sampai menjadi adonan yang kalis dan plastis sehingga mudah dibentuk.


Sedikit-sedikit tambahkan tepung kanji agar adonan lebih mengikat. Penambahan tepung kanji cukup 15-20% dari berat daging, agar cita rasa daging tetap menonjol. Anda bias berkreasi dengan mencampur atau menambahkan bahan lain ke dalam adonan bakso untuk mendapatkan tekstur atau cita rasa yang lain.


Misalnya, campur daging ayam dengan udang atau jamur cincang. Bahan lain yang bias dipadu dengan daging, antara lain putih telur, tepung panir, biscuit keju atau biscuit asin lainnya, soun, tahu, daun bawang, bawang Bombay, dll. Agar cita rasa bahan utama tetap menonjol, tambahkan bahan lain sedikit saja.


Membentuk adonan
Setelah mendapatkan adonan yang dikehendaki, Anda bisa langsung membentuk bakso dengan menggunakan 2 sendok. Ambil adonan dengan sendok, lalu bentuk bulat dengan bantuan sendok satu lagi. Bagi mereka yang mahir bisa menggunakan tangan. Ambil segenggam adonan, remas dan tekan kearah ibu jari.


Adonan yang keluar dari antara ibu jari dan telunjuk akan membentuk bulatan. Agar adonan tidak lengket, oleskan sedikit minyak goreng pada telapak tangan Anda. Adonan yang sudah dibentuk sebaiknya langsung direbus atau masukkan ke dalam air mendidih hingga matang.


Tandanya : bola-bola bakso akan mengapung di permukaan air. Perebusan bakso biasanya berlangsung 10-15 menit. Setelah diangkat, tiriskan, dinginkan pada suhu ruang


MENYIMPAN BAKSO
Walaupun tanpa pengawet, bakso dapat bertahan kurang lebih 1 bulan. Bila ingin menyimpan bakso, perhatikan beberapa hal berikut :


Jika disimpan dalam lemari es (chiller), sebaiknya taruh bakso dalam wadah tertutup atau kantong plastik. Bakso tahan disimpan 5 hari.


Jika disimpan dalam freezer, taruh dalam kotak plastik atau kantong plastik tebal dan tutup rapat. Lebih baik lagi jika bakso ditaruh dalam wadah kedap udara, tahan disimpan selama 1 bulan atau lebih.

Sebelum diolah menjadi hidangan, cuci lebih dulu bakso dalam air hangat.


RESEP DASAR BAKSO SAPI

Bahan :
300 gr daging sapi segar,
½ sdt garam,
2 siung bawang putih, cincang halus,
½ sdt merica bubuk,
1-2 sdm tepung kanji,
1 putih telur


Cara Membuat :
Cincang atau giling daging sampai halus, campur bersama garam, aduk Uleni sampai adonan lembut dan bisa dipulung (kurleb 30 menit).
Lalu masukkan bawang putih dan merica
Setelah adonan rata, masukkan tepung dan putih telur, aduk sampai tercampur
Bentuk adonan menjadi bulatan menggunakan 2 sendok. Rebus dalam air mendidih hingga bakso mengapung, angkat, tiriskan


RESEP DASAR BAKSO URAT
Bahan :
300 gr daging sengkel,
1 siung bawang putih, cincang halus,
1 sdt garam, ¼ sdt merica bubuk,
2 sdm tepung kanji,
2 putih telur


Cara Membuat:
Haluskan sengkel dengan cara dicincang halus atau digiling
Tambahkan bawang putih, garam dan merica. Aduk rata, masukkan tepung kanji, aduk rata, uleni sambil masukkan putih telur hingga adonan kalis (kurleb 30 menit)
Bentuk adonan menggunakan 2 sendok menjadi bola-bola bakso. Rebus dalam air mendidih hingga bola-bola bakso mengapung, angkat, tiriskan


RESEP DASAR BAKSO IKAN
Bahan :
300 gr daging ikan tenggiri (fillet);
1 siung bawang putih, potong tipis, goreng garing, remas;
½ sdt garam;
¼ sdt merica bubuk;
4 sdm tepung kanji


Cara Membuat :
Cincang atau blender daging ikan
Tambahkan bawang putih, garam dan merica, remas-remas sampai tercampur rata. Masukkan tepung kanji, aduk atau uleni sampai tercampur rata
Bentuk adonan menjadi bulatan dengan menggunakan 2 sendok. Rebus dalam air mendidih sampai bakso mengapung, angkat, iriskan


RESEP DASAR BAKSO UDANG
Bahan :
300 gr udang kupas;
1 siung bawang putih, potong tipis, goreng kering, remas;
½ sdt garam;
¼ sdt merica bubuk;
1 sdm tepung kanji


Cara Membuat :
Haluskan udang dengan cara diulek/dicincang halus/dipukul-pukul dengan pemukul daging
Uleni dan banting-banting hingga menjadi adonan yang bisa dipulung. Tambahkan bawang putih, garam, merica dan tepung kaji, remas-remas hingga rata
Bentuk adonan menjadi bulatan dengan 2 sendok. Rebus dalam air mendidih sampai bakso mengapung, angkat, tiriskan 

Bakso:
250 gram daging sapi, giling sampai halus sekali
125 gram tepung kanji
25 cc air
1/2 sendok makan garam
2 siung bawang putih, haluskan
1/4 sendok teh merica bubuk
Kuah ayam:
750 cc kaldu ayam
1/2 sendok teh merica bubuk
1 sendok teh garam
1 batang daun bawang, iris tipis
Cara membuat Bakso:
1. Campur daging sapi giling dengan tepung kanji, garam, bawang putih, dan merica bubuk, uleni sambil ditambah air sedikit-sedikit sampai adonan licin.
2. Didihkan air yang agak banyak, lalu kecilkan api sampai air tidak bergolak lagi.
3. Kepal adonan hingga keluar dari genggaman, sendoki dan masukkan ke dalam air mendidih tadi,
4. Rebus kira-kira 10 menit, jaga air jangan sampai bergolak agar bakso tidak pecah.
5. Kuah ayam: didihkan kaldu ayam, masukkan merica bubuk dan garam, aduk rata, lalu masukkan bakso, didihkan kembali, angkat dari api, taburi dengan daun bawang.
6. Biasanya disajikan bersama-sama dengan Mi Ayam Jamur dan Pangsit Rebus.
Bakso:
250 gram daging sapi, giling sampai halus sekali
125 gram tepung kanji
25 cc air
1/2 sendok makan garam
2 siung bawang putih, haluskan
1/4 sendok teh merica bubuk
Kuah ayam:
750 cc kaldu ayam
1/2 sendok teh merica bubuk
1 sendok teh garam
1 batang daun bawang, iris tipis
Cara membuat Bakso:
1. Campur daging sapi giling dengan tepung kanji, garam, bawang putih, dan merica bubuk, uleni sambil ditambah air sedikit-sedikit sampai adonan licin.
2. Didihkan air yang agak banyak, lalu kecilkan api sampai air tidak bergolak lagi.
3. Kepal adonan hingga keluar dari genggaman, sendoki dan masukkan ke dalam air mendidih tadi,
4. Rebus kira-kira 10 menit, jaga air jangan sampai bergolak agar bakso tidak pecah.
5. Kuah ayam: didihkan kaldu ayam, masukkan merica bubuk dan garam, aduk rata, lalu masukkan bakso, didihkan kembali, angkat dari api, taburi dengan daun bawang.
6. Biasanya disajikan bersama-sama dengan Mi Ayam Jamur dan Pangsit Rebus.




Selasa, 16 Agustus 2011

merpati balap

Kelas menulis Wikipedia untuk umum telah dibuka untuk setiap minggunya. Anda dapat mengikutinya!

Merpati balap

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Merpati balap
Merpati balap adalah hasil pembiakan dari burung merpati yang telah dibiakkan secara khusus agar mampu terbang lebih cepat, instink untuk pulang yang lebih kuat untuk olah raga balap merpati. Merpati populer yang dijinakkan, merpati balap, adalah salah satu hasil yang paling baru.
Merpati termasuk golongan burung pintar, ini terbukti dengan kejinakan dan kemampuannya untuk mengenali kandang dan daerah sekitarnya terutama merpati pos. Merpati Balap mempunyai kelebihan lain yang tidak kalah hebatnya dengan merpati pos, yaitu mampu mengenali pasangan, pemilik, atau pelatihnya dari jarak yang cukup jauh.
Secara Umum merpati balap yang baik memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
1. Bagian Kepala dan Leher:
  • Paruh yang Pendek,lurus, kuat, dan ujungnya sedikit melengkung menandakan keket atau giringnya bagus.
  • Mata jernih dengan biji mata bulat penuh (tidak terlihat pecah) dan kecil menandakan kemampuannya cukup baik untuk melihat dengan jelas dari kejauhan.
  • Kepala yang proposional dan cukup besar menandakan isi otaknya besar (cerdas).
  • Lehernya yang cukup dan tidak terlalu panjang dan besar, tetapi tetap proposional dapat menjaga posisi terbang terhadap udara agar tetap streamline.
2. Bagian Badan, Kaki dan ekor:
  • Pundak tegap dan kokoh sebagai tempat menempelnya sayap
  • Otot sayap yang cukup tebal menandakan kekuatannya mengepakkan sayapnya maksimal sehingga diperoleh jangkauan yang jauh dalam sekali kepak. Bulu-bulu sayap rapi, tebal, panjang, lebar, dan rapat menandakan bahwa merpati dapat mencapai jarak jauh dalam sekali kepakan karena sedikit udara yang lepas. Bulu sayap primer biasanya terdiri dari 10 bulu, tetapi kadang ditemukan merpati dengan bulu sayap primer 11 bulu pada salah satu atau kedua sayapnya. Keadaan ini dapat menambah kerapatan bulu sayap.
  • Kaki proposional dengan jari yang kecil dan panjang untuk mengarahkan angin kebelakang setelah melewati dada pada saat terbang
  • Tumpukan bulu pada bokong tebal dan tulang pubis cukup keras sehingga kekompakan otot untuk mencapai kecepatan akhir yang maksimal dapat terjamin.
3. Ciri-ciri lain:
  • Bulu halus, kering, dan berlapis lilin untuk mengurangi hamabatan dan mencegah tersimpannya air dari udara yang dapat mengurangi kecepatan burung karena bertambahnya berat badan.
  • Tulang dada sedikit melengkung untuk mengurangi hamabatan angin.
Leher seekor merpati balap harus proporsional, tidak terlalu pendek dan tidak juga terlalu panjang, sehingga tidak menambah gesekan diudara.

bertani kangkung

Sahabat-sahabat.
Kali ini saya akan mempostingkan tentang “Cara Menanam Kangkung Darat” karena Ibu saya Minta di carikan, ya udah saya tuliskan di Blog Sederhana Saya.
Kangkung (Ipomoea sp.) dapat ditanam di dataran rendah dan dataran tinggi.. Kangkung merupakan jenis tanaman sayuran daun, termasuk kedalam famili Convolvulaceae. Daun kangkung panjang, berwarna hijau keputih-putihan merupakan sumber vitamin pro vitamin A. Berdasarkan tempat tumbuh, kangkung dibedakan menjadi dua macam yaitu: 1) Kangkung darat, hidup di tempat yang kering atau tegalan, dan  2) Kangkung air, hidup ditempat yang berair dan basah.
Petanian Organik adalah sebuah bentuk solusi baru guna menghadapi kebuntuan yang dihadapi petani sehubungan dengan maraknya intervensi barang-barang sintetis atas dunia pertanian sekarang ini. Dapat dilihat, mulai dari pupuk, insektisida, perangsang tumbuh, semuanya telah dibuat dari bahan-bahan yang disintesis dari senyawa-senyawa murni (biasanya un organik) di laboratorium. Pertanian organik dapat memberi perlindungan terhadap lingkungan dan konservasi sumber daya yang tidak dapat diperbaharui, memperbaiki kualitas hasil pertanian, menjaga pasokan produk pertanian sehingga harganya relatif stabil, serta  memiliki orientasi dan memenuhi kebutuhan hidup ke arah permintaan pasar.
Teknologi Budidaya
1. Benih
Kangkung darat dapat diperbanyak dengan biji. Untuk luasan satu hektar diperlukan benih sekitar 10 kg. Varietas yang dianjurkan adalah varietas Sutra atau varietas lokal yang telah beradaptasi.
2. Persiapan Lahan
Lahan terlebih dahulu dicangkul sedalam 20-30 cm supaya gembur, setelah itu dibuat bedengan membujur dari Barat ke Timur agar mendapatkan cahaya penuh. Lebar bedengan sebaiknya adalah 100 cm, tinggi 30 cm dan panjang sesuai kondisi lahan. Jarak antar bedengan  + 30 cm. Lahan yang asam (pH rendah) lakukan pengapuran dengan kapur kalsit atau dolomit.
3. Pemupukan
Bedengan diratakan, 3 hari sebelum tanam diberikan pupuk kandang (kotoran ayam) dengan dosis 20.000 kg/ha atau pupuk kompos organik hasil fermentasi (kotoran ayam yang telah difermentasi) dengan dosis 4 kg/m2. Sebagai starter ditambahkan pupuk anorganik 150 kg/ha Urea (15 gr/m2) pada umur 10 hari setelah tanam. Agar pemberian pupuk lebih merata, pupuk Urea diaduk dengan pupuk organik kemudian diberikan secara larikan disamping barisan tanaman, jika perlu tambahkan pupuk cair 3 liter/ha (0,3 ml/m2) pada umur 1 dan 2 minggu setelah tanam.
4. Penanaman
Biji kangkung darat ditanam di bedengan yang telah dipersiapkan. Buat lubang tanam dengan jarak 20 x 20 cm, tiap lubang tanamkan 2 – 5 biji kangkung. Sistem penanaman dilakukan secara zigzag atau system garitan (baris).
5. Pemeliharaan
Yang perlu diperhatikan adalah ketersediaan air,  bila  tidak  turun  hujan  harus  dilakukan
penyiraman. Hal lain adalah pengendalian gulma waktu tanaman masih muda dan menjaga tanaman dari serangan hama dan penyakit.
6. Pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT)
Hama yang menyerang tanaman kangkung antara lain ulat grayak (Spodoptera litura F), kutu daun (Myzus persicae Sulz) dan Aphis gossypii. Sedangkan penyakit antara lain penyakit karat putih yang disebabkan oleh Albugo ipomoea reptans. Untuk pengendalian, gunakan jenis pestisida yang aman mudah terurai seperti pestisida biologi, pestisida nabati atau pestisida piretroid sintetik. Penggunaan pestisida tersebut harus dilakukan dengan benar baik pemilihan jenis, dosis, volume semprot, cara aplikasi, interval dan waktu aplikasinya.
7. Panen
Panen dilakukan setelah berumur  + 30 hari setelah tanam, dengan cara mencabut tanaman sampai akarnya atau memotong pada bagian pangkal tanaman sekitar   2 cm di atas permukaan tanah.
8. Pasca Panen
Pasca panen terutama diarahkan untuk menjaga kesegaran kangkung, yaitu dengan cara menempatkan kangkung yang baru dipanen di tempat yang teduh atau merendamkan bagian akar dalam air dan pengiriman produk secepat mungkin.

Feb 2, '09 6:45 PM
untuk semuanya



Kurang lebih sudah satu setengah minggu bibit kangkung cabut saya semai di pot bekas talang air. Dengan media tanah dicampur pupuk kandang sapi. Setelah bibit ditabur, kemudian ditutup dengan pupuk kandang tipis saja. Setelah itu disiram. Dalam 2 hari, biji kangkung mulai berkecambah. Ini foto kecambahnya. Hari ini sudah mulai mengeluarkan daun pertamanya.

Kalau tidak ada aral melintang kira2 45 hari sampai 2 bulan sudah bisa dipanen. Memanennya dengan dicabut sampai ke akarnya. Tapi karena ini mau dikonsumsi sendiri, nanti saat panen akan saya potong saja. Biar bisa tumbuh cabang baru dan bisa dipanen berkali2. Sebab bulan lalu tanaman kangkung cabut yang saya coba tanan di pot amarylis ternyata bagus juga tumbuhnya. Setelah bercabang, daunnya malah lebih lebar dan batangnya lebih besar. Jadi akan saya coba untuk memanen menggunakan sistem potong saja seperti memanen kangkung rawa.

Nah, untuk yang ingin ikut mencoba, saya ingin berbagi info. Bibit kangkung cabut satu kilo harganya 15rb. Kalau di daerah kamu susah mendapatkannya. Bisa saya bantu belikan. Nanti dilebihin dikit aja buat ongkos belinya. Ongkos kirim via tiki paling 15rb satu hari sampai.

Tiga foto pertama adalah foto tanaman terong yang dulu saya posting. Sekarang daunnya lebar2. Kalau dapat sinar matahari cukup, pasti akan cepat sekali tumbuhnya. Pengalaman jaman dulu, kalau ditanam di kebun bisa mencapai 50cm tingginya dan buahnya banyak sekali. Semoga yg ditanam di pot ini bisa berbuah lebat juga. Kalo di rumah yg hobi makan terong itu ibu saya. Dulu waktu masih bisa makan sambel, suka dibalado. Setelah nggak bisa makan cabe, paling disayur lodeh, dkk.

Oh iya, ada yg pengalaman menanam anggrek tak? Saya mau belajar deh. Gara2 liat tanaman anggrek yg digantung aja tanpa media tanam akarnya bisa tumbuh panjang dan berbunga. Jadi penasaran :))


IMG_0114.JPG
  

IMG_0113.JPG
  

IMG_0112.JPG
  

IMG_0110.JPG
  

ibadah 4

Click here for ARIA enhanced Google Reader.

Account Options

  1. samudera1a@gmail.com
    samudera 1asamudera1a@gmail.com
    1. Create profile
    2. Privacy
    3. Account settings
    Sign out

Google Reader

Show: Search - Expanded - ListMERAIH KEMULIAAN »

 
Mark all as read
 
 
 
Refresh
 
Feed settings...
The blogs you follow in Blogger have been added as subscriptions in Google Reader. You can manage the blogs you follow using the Blogger dashboard. Learn more
As you view items in your reading list, they will be automatically marked as read as you scroll down (when in the "Expanded" view). If you'd prefer to disable this feature, you can turn it off inSettings.Dismiss

IBADAH ADALAH KEBUTUHAN DALAM HIDUP

Posted: 10 Jan 2011 04:00 PM PST
Allah berfirman,
ÙˆَÙ…َا Ø®َÙ„َÙ‚ْتُ الْجِÙ†َّ ÙˆَالْØ¥ِÙ†ْسَ Ø¥ِÙ„َّا Ù„ِÙŠَعْبُدُونِ
Tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku.” (QS. Adz-Dzariyat : 56).
Allah menciptakan kita untuk beribadah. Apakah makna ibadah?
Berikut ini kami nukilkan keterangan Syaikh Abdurrahman bin Hasan rahimahullah di dalam Fath Al-Majid (hal. 17 cetakan Dar Ibnu Hazm). Beliau memaparkan :
Syaikhul Islam mengatakan, “Ibadah adalah melakukan ketaatan kepada Allah yaitu dengan melaksanakan perintah Allah yang disampaikan melalui lisan para rasul.” Beliau juga menjelaskan, “Ibadah adalah istilah yang meliputi segala sesuatu yang dicintai Allah dan diridhai-Nya, berupa ucapan maupun perbuatan, yang tampak maupun yang tersembunyi.”
Ibnul Qayyim mengatakan, “Ibadah berporos pada lima belas patokan. Barangsiapa dapat menyempurnakan itu semua maka dia telah menyempurnakan tingkatan-tingkatan penghambaan (ubudiyah). Keterangannya ialah sebagai berikut : Ibadah terbagi menjadi ibadah hati, lisan, dan anggota badan. Sedangkan hukum-hukum yang berlaku dalam kerangka ubudiyah itu terbagi lima : wajib, mustahab/sunnah, haram, makruh, dan mubah. Masing-masing hukum ini berlaku meliputi isi hati, ucapan lisan, dan perbuatan anggota badan.”
Al-Qurthubi mengatakan, “Makna asal dari ibadah adalah perendahan diri dan ketundukan. Berbagai tugas/beban syari’at yang diberikan kepada manusia (mukallaf) dinamai dengan ibadah; dikarenakan mereka harus melaksanakannya dengan penuh ketundukan kepada Allah ta’ala. Makna ayat tersebut (QS. Adz-Dzariyat : 56) adalah Allah ta’ala memberitakan bahwa tidaklah Dia menciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepada-Nya. Inilah hikmah penciptaan mereka.” Saya katakan (Syaikh Abdurrahman), “Itulah hikmah yang dikenal dengan nama hikmah syar’iyah diniyah.”
Al-’Imad Ibnu Katsir mengatakan, “Makna beribadah kepada-Nya yaitu menaati-Nya dengan cara melakukan apa yang diperintahkan dan meninggalkan apa yang dilarang. Itulah hakikat ajaran agama Islam. Sebab makna Islam adalah menyerahkan diri kepada Allah ta’ala yang mengandung puncak ketundukan, perendahan diri, dan kepatuhan.” Selesai ucapan Ibnu Katsir.
Beliau (Ibnu Katsir) juga memaparkan tatkala menafsirkan ayat ini (QS. Adz-Dzariyat : 56), “Makna ayat tersebut; sesungguhnya Allah ta’ala menciptakan makhluk untuk beribadah kepada-Nya semata tanpa ada sekutu bagi-Nya. Barangsiapa yang taat kepada-Nya akan Allah balas dengan balasan yang sempurna. Sedangkan barangsiapa yang durhaka kepada-Nya niscaya Allah akan menyiksanya dengan siksaan yang sangat keras. Allah pun mengabarkan bahwa diri-Nya sama sekali tidak membutuhkan mereka. Bahkan mereka itulah yang senantiasa membutuhkan-Nya di setiap kondisi. Allah adalah pencipta dan pemberi rezeki bagi mereka.”
Ali bin Abi Thalib radhiyallahu’anhu mengatakan mengenai ayat ini, “Maknanya adalah tujuan-Ku (menciptakan mereka) adalah agar mereka Ku-perintahkan beribadah kepada-Ku.” Sedangkan Mujahid mengatakan, “Tujuan-Ku (menciptakan mereka) adalah untuk Aku perintah dan Aku larang.” Tafsiran serupa ini juga dipilih oleh Az-Zajjaj dan Syaikhul Islam.
Beliau (Ibnu Katsir) mengatakan, “Tafsiran ini didukung oleh makna firman Allah ta’ala, “Apakah manusia itu mengira dia dibiarkan begitu saja dalam keadaan sia-sia.” (QS. Al-Qiyamah : 36). Asy-Syafi’i menjelaskan tafsiran ‘sia-sia’ yaitu, “(Apakah mereka Ku-biarkan) Tanpa diperintah dan tanpa dilarang?!”…
Sampai di sini keterangan yang kami nukil dari Fath Al-Majid.
Dengan memperhatikan keterangan beliau di atas, dapat disimpulkan bahwa :
Pertama; Ibadah adalah tujuan hidup kita
Kedua; Hakikat ibadah itu adalah melaksanakan apa yang Allah cintai dan ridhai dengan penuh ketundukan dan perendahan diri kepada Allah
Ketiga; Ibadah akan terwujud dengan cara melaksanakan perintah Allah dan meninggalkan larangan-Nya
Dengan demikian orang yang benar-benar mengerti kehidupan adalah yang mengisi waktunya dengan berbagai macam bentuk ketaatan; baik dengan melaksanakan perintah maupun menjauhi larangan. Sebab dengan cara itulah tujuan hidupnya akan terwujud. Semoga Allah memberikan taufik dan pertolongan-Nya kepada kita untuk menjadi hamba-Nya yang sejati; yang tunduk dan patuh kepada Rabb penguasa jagad raya, bukan menjadi budak hawa nafsu dan ambisi-ambisi dunia. Wa shallallahu ‘ala nabiyyina Muhammadin wa ‘ala alihi wa shahbihi wa sallam. Walhamdulillahi Rabbil ‘alamin.
Yogyakarta, permulaan bulan Dzulqa’dah 1429 H
Penulis: Abu Mushlih Ari Wahyudi
Artikel www.muslim.or.id
Add starShareShare with note

jin-iblis-setan

Perbedaan Antara Jin, Setan dan Iblis

21 Oktober 2009 pada 16:08 · Disimpan dalam 00. LIHAT SEMUA JUDUL ARTIKEL, 10. Memperkuat Aqidah dan Keimanan, 22. Mengenali Musuh Perusak Iman, 22. Mewaspadai Jalan Yang Sesat

Keberadaan Jin, Setan, dan Iblis merupakan suatu kepastian yang diakui dalam syariat Islam, sehingga jika masih ada dari kalangan muslim yang meragukan keberadaan mereka, teramat pantas jika diragukan keimanannya.

Jin Diciptakan Sebelum Manusia

Kaum jin adalah makhluk hidup, berakal dan mereka melakukan segala sesuatu dengan kehendak. Bahkan mereka dibebani perintah dan larangan, hanya saja mereka tidak memiliki sifat dan tabiat seperti yang ada pada manusia atau selainnya. (Idhahu Ad-Dilalah fi ’Umumi Ar-Risalah hal. 1, lihat Majmu’ul Fatawa, 19/9)

Anehnya orang-orang filsafat masih mengingkari keberadaan jin. Dan dalam hal inipun Muhammad Rasyid Ridha telah keliru. Dia mengatakan: “Sesungguhnya jin itu hanyalah ungkapan/ gambaran tentang bakteri-bakteri. Karena ia tidak dapat dilihat kecuali dengan perantara mikroskop.” (Nashihatii li Ahlis Sunnah minal Jin oleh Asy-Syaikh Muqbil bin Hadi rahimahullahu)

Jin lebih dahulu diciptakan daripada manusia sebagaimana dikabarkan Allah Subhanahu wa Ta’ala dalam firman-Nya:

“Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia (Adam) dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk. Dan Kami telah menciptakan jin sebelum (Adam) dari api yang sangat panas.” (Al-Hijr: 26-27)

Karena jin lebih dulu ada, maka Allah Subhanahu wa Ta’ala mendahulukan penyebutannya daripada manusia ketika menjelaskan bahwa mereka diperintah untuk beribadah seperti halnya manusia. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

“Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku.” (Adz-Dzariyat: 56)

Jin, Setan, dan Iblis

Apakah jin, setan, dan Iblis itu tiga makhluk yang berbeda dengan penciptaan yang berbeda, ataukah mereka itu bermula dari satu asal atau termasuk golongan para malaikat?

Yang pasti, Allah Subhanahu wa Ta’ala telah menerangkan asal-muasal penciptaan jin dengan firman-Nya:

“Dan Kami telah menciptakan jin sebelum (Adam) dari api yang sangat panas.” (Al-Hijr: 27)

Juga firman-Nya:

“Dan Dia menciptakan jin dari nyala api.” (Ar-Rahman: 15)

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Para malaikat diciptakan dari cahaya, jin diciptakan dari nyala api, dan Adam diciptakan dari apa yang disifatkan kepada kalian.” (HR. Muslim no. 2996 dari ’Aisyah radhiallahu ‘anha)

Adapun Iblis, maka Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman tentangnya:

“Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat: ‘Sujudlah kamu kepada Adam’, maka sujudlah mereka kecuali Iblis. Dia adalah dari golongan jin…” (Al-Kahfi: 50)

Ibnu Katsir rahimahullahu berkata: “Iblis mengkhianati asal penciptaannya, karena dia sesungguhnya diciptakan dari nyala api, sedangkan asal penciptaan malaikat adalah dari cahaya. Maka Allah Subhanahu wa Ta’ala mengingatkan di sini bahwa Iblis berasal dari kalangan jin, dalam arti dia diciptakan dari api.

Al-Hasan Al-Bashri berkata: ‘Iblis tidak termasuk malaikat sedikitpun. Iblis merupakan asal mula jin, sebagaimana Adam sebagai asal mula manusia’.” (Tafsir Al-Qur`anul ’Azhim, 3/94)

Asy-Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa’di rahimahullahu mengatakan: “Iblis adalah abul jin (bapak para jin).” (Taisir Al-Karim Ar-Rahman, hal. 406 dan 793)

Sedangkan setan, mereka adalah kalangan jin yang durhaka. Asy-Syaikh Muqbil bin Hadi rahimahullahu pernah ditanya tentang perbedaan jin dan setan, beliau menjawab: “Jin itu meliputi setan, namun ada juga yang shalih. Setan diciptakan untuk memalingkan manusia dan menyesatkannya. Adapun yang shalih, mereka berpegang teguh dengan agamanya, memiliki masjid-masjid dan melakukan shalat sebatas yang mereka ketahui ilmunya. Hanya saja mayoritas mereka itu bodoh.” (Nashihatii li Ahlis Sunnah Minal Jin)

Siapakah Iblis?

Terjadi perbedaan pendapat dalam hal asal-usul iblis, apakah berasal dari malaikat atau dari jin.

Al-Hasan Al-Bashri rahimahullahu menyatakan: “Iblis tidak pernah menjadi golongan malaikat sekejap matapun sama sekali. Dan dia benar-benar asal-usul jin, sebagaimana Adam adalah asal-usul manusia.” (Diriwayatkan Ibnu Jarir dalam tafsir surat Al-Kahfi ayat 50, dan dishahihkan oleh Ibnu Katsir dalam Tafsir-nya). Pendapat ini pula yang tampaknya dikuatkan oleh Ibnu Katsir, Al-Jashshash dalam kitabnya Ahkamul Qur‘an (3/215), dan Asy-Syinqithi dalam kitabnya Adhwa`ul Bayan (4/120).

Penjelasan tentang dalil pendapat ini antara lain karena kema’shuman malaikat dari perbuatan kufur yang dilakukan iblis, sebagaimana firman Allah:

“…yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.” (At-Tahrim: 6)

“Mereka itu tidak mendahului-Nya dengan perkataan, dan mereka mengerjakan perintah-perintah-Nya.” (Al-Anbiya`: 27)

“Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat: ‘Sujudlah kamu kepada Adam’, maka sujudlah mereka kecuali iblis. Dia adalah dari golongan jin, lalu ia mendurhakai perintah Rabbnya.” (Surat Al Kahfi: 50)

Allah menegaskan dalam ayat ini bahwa iblis dari jin, dan jin bukanlah malaikat.

Siapakah Setan?

Menurut Ibnu Jarir dan Ibnu Katsir kata Syaithan artinya yang jauh dari kebenaran atau dari rahmat Allah Subhanahu wa Ta’ala (Al-Misbahul Munir, hal. 313). Ibnu Jarir menyatakan, syaithan dalam bahasa Arab adalah setiap yang durhaka dari jin, manusia atau hewan, atau dari segala sesuatu.

Demikianlah Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

“Dan demikianlah Kami jadikan bagi tiap-tiap nabi itu musuh, yaitu setan-setan (dari jenis) manusia dan (dari jenis) jin, sebahagian mereka membisikkan kepada sebahagian yang lain perkataan-perkataan yang indah-indah untuk menipu (manusia).” (Al-An’am: 112)

(Dalam ayat ini) Allah menjadikan setan dari jenis manusia, seperti halnya setan dari jenis jin. Dan hanyalah setiap yang durhaka disebut setan, karena akhlak dan perbuatannya menyelisihi akhlak dan perbuatan makhluk yang sejenisnya, dan karena jauhnya dari kebaikan. (Tafsir Ibnu Jarir, 1/49)
Ibnu Katsir menyatakan bahwa syaithan adalah semua yang keluar dari tabiat jenisnya dengan kejelekan (Tafsir Ibnu Katsir, 2/127). Lihat juga Al-Qamus Al-Muhith (hal. 1071).

Yang mendukung pendapat ini adalah surat Al-An’am ayat 112:

“Dan demikianlah Kami jadikan bagi tiap-tiap nabi itu musuh, yaitu setan-setan (dari jenis) manusia dan (dari jenis) jin, sebahagian mereka membisikkan kepada sebahagian yang lain perkataan-perkataan yang indah-indah untuk menipu (manusia).” (Al-An’am: 112)

Al-Imam Ahmad meriwayatkan dari Abu Dzar radhiallahu ‘anhu, ia berkata:

Aku datang kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan beliau berada di masjid. Akupun duduk. Dan beliau menyatakan: “Wahai Abu Dzar apakah kamu sudah shalat?” Aku jawab: “Belum.” Beliau mengatakan: “Bangkit dan shalatlah.” Akupun bangkit dan shalat, lalu aku duduk. Beliau berkata: “Wahai Abu Dzar, berlindunglah kepada Allah dari kejahatan setan manusia dan jin.” Abu Dzar berkata: “Wahai Rasulullah, apakah di kalangan manusia ada setan?” Beliau menjawab: “Ya.” Ibnu Katsir menyatakan setelah menyebutkan beberapa sanad hadits ini: “Inilah jalan-jalan hadits ini. Dan semua jalan-jalan hadits tersebut menunjukkan kuatnya hadits itu dan keshahihannya.” (Tafsir Ibnu Katsir, 2/172)

Yang mendukung pendapat ini juga hadits Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam riwayat Muslim: “Anjing hitam adalah setan.”Ibnu Katsir menyatakan: “Maknanya –wallahu a’lam– yaitu setan dari jenis anjing.” (Tafsir Ibnu Katsir, 2/173). Ini adalah pendapat Qatadah, Mujahid dan yang dikuatkan oleh Ibnu Jarir, Ibnu Katsir, Asy-Syaukani dan Asy-Syinqithi.

Ketika membicarakan tentang setan dan tekadnya dalam menyesatkan manusia, Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

“Iblis menjawab: ‘Beri tangguhlah aku sampai waktu mereka dibangkitkan’, Allah berfirman: ‘Sesungguhnya kamu termasuk mereka yang diberi tangguh.’ Iblis menjawab: ‘Karena Engkau telah menghukumiku tersesat, aku benar-benar akan (menghalang-halangi) mereka dari jalan Engkau yang lurus. Kemudian aku akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang mereka, dari kanan dan kiri mereka. Dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur (taat).” (Al-A’raf: 14-17)

Setan adalah turunan Iblis, sebagaimana firman Allah Subhanahu wa Ta’ala:

“Patutkah kamu mengambil dia dan turunan-turunannya sebagai pemimpin selain-Ku, sedang mereka adalah musuhmu? Amat buruklah Iblis itu sebagai pengganti (Allah) bagi orang-orang yang dzalim.” (Al-Kahfi: 50)

Turunan-turunan Iblis yang dimaksud dalam ayat ini adalah setan-setan. (Taisir Al-Karim Ar-Rahman, hal. 453)

Penggambaran Tentang Jin

Syaikhuna Muqbil bin Hadi rahimahullahu mengatakan: “Jin memiliki roh dan jasad. Hanya saja mereka dapat berubah-ubah bentuk dan menyerupai sosok tertentu, serta mereka bisa masuk dari tempat manapun.

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan kepada kita agar menutup pintu-pintu sembari beliau mengatakan: ‘Sesungguhnya setan tidak dapat membuka yang tertutup’.

Beliau memerintahkan agar kita menutup bejana-bejana dan menyebut nama Allah Subhanahu wa Ta’ala atasnya.

Demikian pula bila seseorang masuk ke rumahnya kemudian membaca bismillah, maka setan mengatakan: ‘Tidak ada kesempatan menginap’.

Jika seseorang makan dan mengucapkan bismillah, maka setan berkata: ‘Tidak ada kesempatan menginap dan bersantap malam’.” (Nashihatii li Ahlis Sunnah Minal Jin)

Jin bisa berujud seperti manusia dan binatang. Dapat berupa ular dan kalajengking, juga dalam wujud unta, sapi, kambing, kuda, bighal, keledai dan juga burung. Serta bisa berujud Bani Adam seperti waktu setan mendatangi kaum musyrikin dalam bentuk Suraqah bin Malik kala mereka hendak pergi menuju Badr. Mereka dapat berubah-ubah dalam bentuk yang banyak, seperti anjing hitam atau juga kucing hitam. Karena warna hitam itu lebih signifikan bagi kekuatan setan dan mempunyai kekuatan panas. (Idhahu Ad-Dilalah, hal. 19 dan 23)

Kaum jin memiliki tempat tinggal yang berbeda-beda. Jin yang shalih bertempat tinggal di masjid dan tempat-tempat yang baik. Sedangkan jin yang jahat dan merusak, mereka tinggal di kamar mandi dan tempat-tempat yang kotor. (Nashihatii li Ahlis Sunnah Minal Jin)

Tulang dan kotoran hewan adalah makanan jin. Di dalam sebuah hadits, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata kepada Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu:

“Carikan beberapa buah batu untuk kugunakan bersuci dan janganlah engkau carikan tulang dan kotoran hewan.” Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu berkata: “Aku pun membawakan untuknya beberapa buah batu dan kusimpan di sampingnya. Lalu aku menjauh hingga beliau menyelesaikan hajatnya.”
Aku bertanya: “Ada apa dengan tulang dan kotoran hewan?”
Beliau menjawab: “Keduanya termasuk makanan jin. Aku pernah didatangi rombongan utusan jin dari Nashibin, dan mereka adalah sebaik-baik jin. Mereka meminta bekal kepadaku. Maka aku berdoa kepada Allah untuk mereka agar tidaklah mereka melewati tulang dan kotoran melainkan mereka mendapatkan makanan.”
(HR. Al-Bukhari no. 3860 dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu, dalam riwayat Muslim disebutkan: “Semua tulang yang disebutkan nama Allah padanya”, ed)

Gambaran Tentang Iblis dan Setan

Iblis adalah wazan dari fi’il, diambil dari asal kata al-iblaas yang bermakna at-tai`as (putus asa) dari rahmat Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Mereka adalah musuh nomer wahid bagi manusia, musuh bagi Adam dan keturunannya. Dengan kesombongan dan analoginya yang rusak serta kedustaannya, mereka berani menentang perintah Allah Subhanahu wa Ta’ala saat mereka enggan untuk sujud kepada Adam.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

“Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat: ‘Sujudlah kamu kepada Adam,’ maka sujudlah mereka kecuali Iblis. Ia enggan dan takabur, dan adalah ia termasuk golongan orang-orang yang kafir.” (Al-Baqarah: 34)

Malah dengan analoginya yang menyesatkan, Iblis menjawab:

“Aku lebih baik darinya: Engkau ciptakan aku dari api sedang dia Engkau ciptakan dari tanah.” (Al-A’raf: 12)

Analogi atau qiyas Iblis ini adalah qiyas yang paling rusak. Dan inilah qiyas yang paling jelek! Sumpah mereka untuk menggoda Bani Adam terus berlangsung sampai hari kiamat setelah mereka berhasil menggoda Abul Basyar (bapak manusia) Adam dan vonis sesat dari Allah Subhanahu wa Ta’ala untuk mereka. Allah Subhanahu wa Ta’ala mengingatkan kita dengan firman-Nya:

“Hai anak Adam, janganlah sekali-kali kamu dapat ditipu oleh setan sebagaimana ia telah mengeluarkan kedua ibu bapakmu dari surga. Ia menanggalkan pakaian keduanya untuk memperlihatkan kepada keduanya auratnya. Sesungguhnya ia dan pengikut-pengikutnya melihat kamu dari suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka. Sesungguhnya Kami telah menjadikan setan-setan itu pemimpin-pemimpin bagi orang-orang yang tidak beriman.” (Al-A’raf: 27)

Karena setan sebagai musuh kita, maka kita diperintahkan untuk menjadi musuh setan. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

“Sesungguhnya setan itu adalah musuh bagimu, maka anggaplah ia musuhmu, karena sesungguhnya setan-setan itu hanya mengajak golongannya supaya mereka menjadi penghuni neraka yang menyala-nyala.” (Fathir: 6)

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

“Patutkah kamu mengambil dia dan turunan-turunannya sebagai pemimpin selain-Ku, sedangkan mereka adalah musuhmu? Amat buruklah Iblis itu sebagai pengganti (Allah) bagi orang-orang yang dzalim.” (Al-Kahfi: 50)

Semoga kita semua terlindung dari godaan-godaannya. Wal ’ilmu ’indallah.



Diringkas dari sumber aslinya dengan penyederhanaan bahasa, yang merujuk pada tulisan karya Al-Ustadz Abu Hamzah Yusuf
Permalink

dicopy dari http://kebunhidayah.wordpress.com

Add starShareShare with note

kehedak Allah

Kalau Allah Menghendaki…

8 Oktober 2009 pada 08:01 · Disimpan dalam 00. LIHAT SEMUA JUDUL ARTIKEL, 01. Makna Hidayah, 09. Jangan Tersesat !, 17. Memahami Al Qur'an

“Dan hak bagi Allah (menerangkan) jalan yang lurus, dan di antara jalan-jalan ada yang bengkok. Dan jikalau Dia menghendaki, tentulah Dia memimpin kamu semuanya (kepada jalan yang benar).” (An-Nahl: 9)

Ayat Allah Subhanahu wa Ta’ala yang mulia ini menjelaskan bahwa Allah Subhanahu wa Ta’ala yang memiliki hak yang mutlak dalam membimbing siapa saja yang dikehendaki-Nya, sebagai karunia dan keutamaan yang Allah Subhanahu wa Ta’ala berikan kepada hamba tersebut. Bimbingan itulah yang menyebabkan seorang hamba senantiasa istiqamah di atas Islam, di atas As-Sunnah, yang merupakan satu-satunya jalan kebenaran. Selain jalan ini, merupakan jalan-jalan yang menyimpang dari al-haq. Ada kalanya menuju kekufuran serta kesyirikan, dan ada kalanya menuju kepada bid’ah serta hawa nafsu.

Seorang hamba yang berada di jalan yang lurus adalah semata-mata karena rahmat dan karunia-Nya, hendaknya ia senantiasa bersyukur karenanya. Sedangkan seseorang yang tersesat dan menyimpang, itu merupakan bentuk keadilan dan hikmah yang dikehendaki-Nya.

Sebab jika Allah Subhanahu wa Ta’ala menghendaki, bukanlah hal yang sulit bagi-Nya untuk menjadikan semua orang dalam keadaan mukmin dan taat kepada-Nya. Namun sudah menjadi ketetapan dan hikmah-Nya, bahwa Allah Subhanahu wa Ta’ala menjadikan sebagian manusia ada yang kafir dan menyimpang dari jalan-Nya, karena hikmah dan kemaslahatan yang lebih besar yang telah menjadi ketetapan dan kehendak-Nya. Allah Subhanahu wa Ta’ala juga berfirman:

“Dan kalau Kami menghendaki niscaya Kami akan berikan kepada tiap-tiap jiwa petunjuk (bagi) nya, akan tetapi telah tetaplah perkataan (ketetapan) daripadaku; ‘Sesungguhnya akan aku penuhi neraka jahannam itu dengan jin dan manusia bersama-sama’.” (As-Sajdah: 13)

Juga firman-Nya:

“Dan kalau Allah menghendaki, niscaya tidaklah berbunuh-bunuhan orang-orang (yang datang) sesudah rasul-rasul itu, sesudah datang kepada mereka beberapa macam keterangan, akan tetapi mereka berselisih, maka ada di antara mereka yang beriman dan ada (pula) di antara mereka yang kafir. Seandainya Allah menghendaki, tidaklah mereka berbunuh-bunuhan. Akan tetapi Allah berbuat apa yang dikehendaki-Nya.” (Al-Baqarah: 253)

Firman-Nya pula:

“Sekiranya Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat (saja), tetapi Allah hendak menguji kamu terhadap pemberian-Nya kepadamu, maka berlomba-lombalah berbuat kebajikan. Hanya kepada Allah-lah kembali kamu semuanya, lalu diberitahukan-Nya kepadamu apa yang telah kamu perselisihkan itu.” (Al-Ma’idah: 48)

Dan firman-Nya:

“Kalau Allah menghendaki tentu saja Allah menjadikan mereka semua dalam petunjuk, sebab itu janganlah kamu sekali-kali termasuk orang-orang yang jahil.” (Al-An’am: 35)

Dan masih banyak lagi ayat yang menjelaskan hal ini.

Ibnu Katsir rahimahullahu menerangkan: “Seseorang tidak akan sampai kepada-Nya kecuali dengan menempuh jalan lurus yang disyariatkan oleh-Nya, diridhai-Nya. Adapun selain itu, maka itu adalah jalan yang tertutup serta amalan-amalan yang tertolak.” (Tafsir Ibnu Katsir)

Al-Qurthubi rahimahullahu mengatakan: “(Ayat ini) menjelaskan bahwa kehendak takdir adalah milik Allah Subhanahu wa Ta’ala semata..”

Syaikhul Islam rahimahullahu mengatakan: “Takdir merupakan hal yang benar, namun memahami Al-Qur’an dan meletakkan segala sesuatu pada tempatnya, serta menjelaskan hikmah dan keadilan Allah Subhanahu wa Ta’ala bersama dengan keimanan kepada takdir, merupakan metode para sahabat dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik.” (Majmu’ Fatawa, 15/211)


Disadur dan diringkas dari sumber aslinya : http://asysyariah.com/syariah.php?menu=detil&id_online=785
Komentar
Add starShareShare with note

doa (kutipan dari Widi Adi teman mail(

“Duhai Tuhanku, karuniakan padaku ilham agar aku selalu mensyukuri nikmat-Mu yang Kau anugrahkan padaku dan kepada kedua orang tuaku, dan agar aku selalu beramal shaleh yang Kau ridhai. Dengan rahmat-Mu masuk ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang shaleh.” amin

Add starShareShare with note

ujian Allah

[Gempa Bumi, Di Antara Tanda Kekuasaan Allah][1]
Sesungguhnya Allah Maha Bijaksana dan Maha Mengetahui terhadap semua yang dilaksanakan dan ditetapkan. Sebagaimana juga Allah Maha Bijaksana dan Maha Mengetahui terhadap semua syari’at dan semua yang diperintahkan. Allah menciptakan berbagai tanda-tanda kekuasaan-Nya sesuai yang Dia kehendaki. Dia pun menetapkannya untuk menakut-nakuti hamba-Nya. Dengan tanda-tanda tersebut, Allah mengingatkan kewajiban hamba-hamba-Nya, yang menjadi hak Allah ‘azza wa Jalla. Hal ini untuk mengingatkan para hamba dari perbuatan syirik dan melanggar perintah serta melakukan yang dilarang.
dinukil dari islam.co. id
Add starShareShare with note

perumpamaan hidup di dunia

Q.S Yunus (10) : 24
Sesungguhnya perumpamaan kehidupan duniawi ini, adalah seperti air (hujan) yang Kami turunkan dari langit, lalu tumbuhlah dengan suburnya karena air itu tanam-tanaman bumi di antaranya ada yang dimakan manusia dan binatang ternak. Hingga apabila bumi itu telah sempurna keindahannya, dan memakai (pula) perhiasannya, dan pemilik-pemiliknya mengira bahwa mereka pasti menguasainya, tiba-tiba datanglah kepadanya azab Kami di waktu malam atau siang, lalu Kami jadikan (tanam-tanamannya) laksana tanam-tanaman yang sudah di sabit, seakan-akan belum pernah tumbuh kemarin. Demikianlah Kami menjelaskan tanda-tanda kekuasaan (Kami) kepada orang-orang yang berfikir.
Add starShareShare with note

kembali ke Allah

Sesungguhnya semuanya dari Allah dan akan kembali kepada Allah pula.
Pesawat Hercules TNIAU jatuh di Magetan dan membawa korban manusia, semoga mereka yang meninggal menjadi syuhada.
Add starShareShare with note

Al-Qur'an ?



Kitab Suci Islam Bukan Lagi Al Qur'an

Kata diatas sudah hampir menjadi realita, ditengah era globalisasi penuh kesesatan sekarang ini. Banyak di antara saudara seagama kita yang sudah lama terlupa kepada tuntunan kehidupan, sekaligus gudang ilmu yang diwariskan Rasul S.A.W. Kepada kita. Banyak Al Qur'an yang tergeletak berselimut debu, di rak atau meja bahkan diletakan di atas lemari sebuah fenomena yang sungguh membuat hati menjerit. Na'udzubillah. Mengaji, mengapa mengaji? Apa itu mengaji? Dalam konteks yang berhubungan dengan Al Qur'an adalah. Membaca dengan seksama, menghayati, memahami serta mengamalkannya guna memperoleh keselamatan dunia akhirat. Rasanya Penulis sendiri telah lama tidak melaksanakan ibadah penuh manfaat tersebut,entah berapa bibit dosa yang telah penulis semai untuk mendapatkan hadiah pelesir ke neraka. Semoga penulis dan semua saudara sesama muslim mendapatkan pengampunan atas segala dosa yang diperbuat serta diberi taufiq dah hidayah untuk senantiasa berpegang teguh pada tali agama Allah... Amin ya Robbal Alamin
pindahan dari http://dhani22yadi.blogspot.com 01Des2008
gambar dari http://musajayyid.blogspot.com
*************************************
Add starShareShare with note

tanda-tanda kekuasaan Allah

Q.S.Al Mu'min(40):79-81
79* Allah-lah yang menjadikan binatang ternak untuk kamu, sebagiannya untuk kamu kendarai
80* Dan (ada lagi) manfaat-manfaat yang lain pada binatang ternak itu untuk kamu dan supaya kamu mencapai suatu keperluan yang tersimpan dalam hati dengan mengendarainya. Dan kamu dapat diangkut dengan mengendarai binatang-binatang itu dan dengan mengendarai bahtera.
81* Dan Beliau memperlihatkan kepada kamu tanda-tanda (kekuasaan Beliau); maka tanda-tanda ( kekuasaan) Allah yang manakah yang kamu ingkari?
dan sebagiannya untuk kamu makan.









Dan masa kini tanda(ayat) Allah di alam ini telah banyak yang kita manfaatkan secara modern, untanya telah kita ganti dengan kendaraan bermotor, bahteranya kiat permoden dengan pesawat terbang. Juga dalam berkomunikasi dengan gelombang elektromaganet, kita dapat mebuka lembaran-lembaran situs internet.
Di sinilah Beliau memperlhatkan tanda(ayat) di alam ini berupa sunatullah (hukum alam) yang diolah manusia dengan kecerdasannya yang diridhoi Allah pula.
Maka tanda-tanda (kehebatan) Allah yang manakah yang kamu ingkari?

gambar unta http://hanfishahdan.blogsome.com
gambar bus http://www.surya.co.id
gambar pesawat http://muhamadyunus.wordpress.com

Add starShareShare with note

meraih kebahagiaan


"Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan" ( Q.S. An-Nahl : 97)

Kebahagiaan seorang mukmin semakin bertambah ketika dia semakin dekat dengan Tuhannya, semakin ikhlas dan mengkuti petunjuk Beliau. Seorang mukmin sejati selalu merasakan ketenangan hati dan kenyamanan jiwa. Dia menyadari bahwa dia memiliki Tuhan yang mengatur segala sesuatu dengan kehedak Beliau.

Nabi saw bersabda:"Sungguh menakjubkan keadaan orang-orang yang beriman. Sesungguhnya seluruh keadaan orang yang beriman hanya akan mendatangkan kebaikan untuk dirinya. Demikian itu tidak pernah terjadi, kecuali untuk orang-orang yang beriman. Jika dia mendapatkan kesenangan maka dia akan bersyukur dan hal tersebut merupakan kebaikan untuknya. Namun jika dia merasakan kesusahan maka dia akan bersabar dan hal tersebut merupakan kebaikan untuk dirinya." [HR.Muslim dari Abu Hurairah]

Inilah merupakan puncak dari kebahagiaan. Kebahagiaan adalah sesuatu yang dirasakan oleh seorang manusia dalam dirinya. Hati yang tenang, dada yang lapang dan jiwa yang tidak dirundung malang, itulah kebahagiaan. Bahagia itu muncul dari dalam diri seseorang dan terasa ada naungan dari Tuhannya, Allah swt.


Dinukil dan disadur dari Ustadz Abu Ukkasyah Aris Munandar,
di www.muslim.or.id
gambar dari http://cache.boston.com
***************************
Add starShareShare with note

yang putih

Add starShareShare with note

yang paling

Harta yang paling berharga adalah sabar
Teman yang paling akrab adalah amal
Bahasa yang paling manis adalah senyum
Ibadah yang paling indah adalah ikhlas
Hal yang paling dekat adalah maut
Hal yang paling berat adalah amanah
Hal yang paling besar adalah nafsu
Hal yang paling ringan adalah meninggalkan shalat
Hal yang paling tajam adalah lidah

dipetik dari tausiyah, http://ameliarnh.blogspot.com

****************************
Add starShareShare with note

mari berjihad



Rasulullah mengajak kita untuk meninggalkan satu peperangan, satu perjuangan atau satu jihad yang kecil untuk dilatih melakukan satu perjuanagan yang besar yaitu jihad melawan nafsu.
Orang yang berperang melawan nafsu ini nampak seperti duduk-duduk saja, tidaklah sesibuk orang lain, tetapi sebenarnya sedang membuat kerja yang besar yaitu berjihad melawan nafsu.

Melawan hawa nafsu atau mujahadatun nafsi sangat susah.

Mungkin kalau nafsu itu ada di luar jasad kita dan bisa kita pegang, mudahlah kita menekan dan membununhnya sampai mati. Tetapi nafsu itu ada di dalamdiri kita, mengalir bersama aliran darah dan menguasai seluruh tubuh kita. Karena itu tanpa kesadaran dan keamuan yang sungguh-sungguh kita pasti dikalahkan untuk diperalat sekehendaknya. Nafsu jahat dapat dikanal melalui sifat kejidan kotor yang ada pada manusia. Dalam ilmu tasawuf, nafsu jahat dan liar itu dikatakan sifat mazmumah.

Di antara sfat-sifat mazmumah itu ialah: sum'ah, riya', ujub, cinta dunia, gila pangkat, gila harta, banyak bicara, banyak makan, hasad, dengki, egos, dendam, buruk sangka, mementingkan diri sendiri, pemarah, tamak, serakah, bakhil, sombong dan lain-lain. Sifat itu melekat pada hati seperti daki melekat pada badan. Kalau kita malas menggosok sifat itu akan semakin kuat dan menebal pada hati kita. Sebaliknya kalau kita rajin meneliti dan kuat menggosoknya maka hati akan bersih dan jiwa akan suci dan semoga Allah akan mempermudah kita dalam mengendalikan hawa nafsu.
By Admins 123
Cuplikan dari http://renungan islam.wordpress.com
gambar dari http://image.asyzsufi.multiply.com


****************************
Add starShareShare with note

sumber akhlak mulia


Al-Quran Sumber Akhlak Mulia.
Al-Quran sumber bagi hukum-hukum dan peraturan-peraturan yang menyusun tingkahlaku akhlak manusia.
Al-Quran menentukan sesuatu yang halal dan haram, apa yang boleh dilakukan dan apa yang tidak boleh dilakukan.
Al-Quran menentukan bagaimana sepatutnya kelakuan manusia.
Al-Quran juga menentukan perkara yang baik dan tidak baik; justru itulah al-Quran menjadi sumber yang menentukan akhlak dan nilai-nilai kehidupan ini.

Al-Quran mengharamkan yang buruk dan keji serta melarang manusia melakukannya.
Al-Quran melarang manusia minum arak, memakan riba, bersikap angkuh dan sombong terhadap Allah, satu-satu kaum menghina kaum yang lain.
Al-Quran melarang pencerobohan, fitnah dan berbunuhan.
Al-Quran melarang menyebarkan maklumat mengenai perkara-perkara keji.
Al-Quran mengajak manusia supaya mentauhidkan Allah S.W.T., bertaqwa kepada Beliau, mempunyai sangkaan baik terhadap Beliau.
Al-Quran juga mengajak manusia berfikir, cinta kepada kebenaran, bersedia menerima kebenaran. Malah mengajak manusia supaya berilmu dan berbudaya ilmu.

Al-Quran juga mengajak manusia supaya berhati lembut, berjiwa mulia, sabar, tekun, berjihad, menegakkan kebenaran dan kebaikan.
Al-Quran mengajak manusia supaya bersatupadu, berkeluarga dan mengukuhkan hubungan silaturrahim.

Jelaslah bahwa al_quran menjadi sumber nilai-nilai dan akhlak mulia. Penampilan akhlak mulia dalam al-Quran, tidak bersifat teoritikal semata-mata, tetapi secara praktikal berdasarkan realitas dalam sejarah manusia sepanjang zaman.
Al-Quran adalah sumber yang kaya dan berkesan untuk manusia memahami akhlak mulia dan menghayatinya.

Gambar dari http://www.flickr.com
cuplikan dari http://musajayyid.blogspot.com


*********************************
Add starShareShare with note

kasih sayang




OK, saya tunjukkan bukti-bukti bahwa Islam mengajarkan kasih sayang yang kualitasnya lebih baik.

Hadits-hadits Rasulullah SAW.
1. "Amal perbuatan yang paling disukai Allah sesudah shalat fardhu (wajib) ialah memasukkan kesenangan ke dalam hati seorang muslim" [HRAth-Thabrani]
Hadits inimempunyai arti, seorang muslim hendaknya menyenangkan hati sesama saudaranya. Menyenangkan hati mempunyai makna yang luas, dan termasuk di dalam bentuk kasih sayang.

2. "Seorang mukmin adalah cermin bagi mukmin lainnya. Apabila melihat aib padanya dia segera memperbaikinya." [HR. Bukhari]
Jika kita menyayangi seseorang, maka kita akan berusaha untuk menghalangi (atau memperbaiki) aibnya.

3. "Tiga perbuatan yang termasuk sangat baik, yaitu berdzikir kepada Allah dalam segala situasi dan kondisi, saling menyadarkan (menasehati) satu sama lain,dan menyantuni saudara-saudaranya (yang memerlukan)." [HR. Ad-Dailami]
Poin terakhir, yakni menyantuni (memberi pertolongan) saudara-saudara yang memerlukan, jelas sekali bukti bahwa Islam itu mengajarkan kasih sayang.

4. "Seorang muslim adalah saudara bagi muslim lainnya, tidak menzaliminya dan tidak mengecewakannya (membiarkan menderita) dan tidak merusaknya (nama baik dan kehormatannya)." [HR. Muslim]
Salhasatu bentuk kasih sayang adalah tidakingin mengecewakan orang yang kita cintai dan sayangi.

5. "Tiada beriman seorang dari kamusehingga dia mencintai segala sesuatu bagi saudaranya sebagaimana yang dia cintai bagi dirinya." [HR. Bukhari]
Ini adalah hadits yang sudah sedemikina terkanal, dan sangatlah jelas bahwa Islam mengajarkan kasih sayang!

6. "Perumpamaan orang-orang yang beriman di dalam saling cinta kasih dan belas kasih seperti satu tubuh. Apabila kepala mengeluh (pusing) maka seluruh tubuh tidak bisa tidur dan demam." [HR. Muslim].
Ini juga salah satu hadits yang seringkali dijadikan sandaran bahwa Islam mengajarkan kasih sayang.

7. "Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah:"Wahai Tuhan hamba, kasihanilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik hamba waktu kecil." (Q.S.Al Isra : 24)
Ayat Al Qur'an ini menjelaskan tentang kasih sayang kita kepada orang tua kita.

8. "Dan janganlah orang-orang yang mempunyai kelebihan dan kelapangan di antara kamu bersumpah bahwa mereka (tidak) akan memberi (bantuan) kepada kaum kerabat(nya), orang-orang yang miskin dan orang-orang yang berhijrah pada jalan Allah, dan hendaklah mereka memaafkan dan berlapang dada. Apakah kamu yidak ingin bahwa Allah mengampunimu? Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (Q.S.An Nuur : 22)
Ayat ini menjelaskan bahwa orang-orang yang diberi kelebihan (terutama di bidang materi) hendaknya membantu saudara-saudaranya yang kekurangan.
========================
komentar:
1. Demikian hadits Rasulullah saw merupakan tuntunan kita untuk dijabarkan dalam tingkah lakukita sehari-hari. Rasulullah, Nabi Muhammad saw. merupakan contoh yang baik dalam kehidupan. Benarlah kasih sayang Islam mengandung Nur Allah di hati kita, di tingkah laku kita, di kehdupan kita. SUbhanaallah.
Komentar oleh maryono yhaya-February 14 2009 @8:36 pm


dicukil dari http://tausyiah275.blogsome.com
gambar dari http://dhyta.blogsome.com
************************************
Add starShareShare with note

pernahkah kita bersyukur



....................................

Lebih jauh lagi saya berfikir, "Kalau saja tidak ada udara dalam tiga puluh menit, saya akan mati karena tidak dapat menghirup oksigen"

Nah, pernahkah kita bersyukur betapa besar nikmat hidup yang diberikan oleh Allah SWT? Selama ini, kita hanya melihat yang kasatmata saja. Padahal, di balik yang kasatmata itu tersimpan kekuatan yang maha dahsyat.

Begitu juga saat Anda memberikan sejumlah uang untuk sedekah. Secara kasatmata uang Anda berkurang. Namun, dibalik itu Anda menciptakan ruang hampa yang akan diisi oleh - bisa jadi - rezeki atau keberhasilan-keberhasilan lain dalam kehidupan Anda.

Sebagaimana yang difirmankan dalam Alquran, "Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah, adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh butir, pada setiap butir seratus biji, dan Allah melipatgandakan bagi barangsiapa saja yang Beliau kehendaki. Dan Allah Maha Luas (Karunia Beliau) lagi Maha Mengetahui." (QS. Albaqarah:261)

Kesimpulannya, bahwa di balik yang kasatmata itu tersimpan kekuatan maha dahsyat. Pada saat Anda memberikan uang untuk sedekah, pada hakekatnya Anda menciptakan ruang hampa atau vakum, yang akan diisi atau menarik berbagai kemudahan-kemudahan. Bisa jadi diisi atau atau menarik kemudahan-kemudahan pada saat Anda berusaha, sehingga Anda mendapatkan hasil yang berlipat ganda, atau keberhasilan-keberhasilan lain dalam kehidupan Anda.
Allahualambisawab. [an]

Cuplikan dari Gelas Stengah Penuh Setengah Kosong oleh Abidin Noor
pada http://www.andaluarbiasa.com
gambar http://www.kloster-denkendorf.de
*********************************
Add starShareShare with note

niat bersyukur


Allah meridhai hidup saya dari 01041933-01042009.
Dan teman hidupku (isteriku) membuat nasi kuning sebagai niat menyatakan selamat dan bersyukur atas nikmat Allah.
Add starShareShare with note

shalat khusyu' dengan tersenyum



Sholat Khusyu' dengan Tersenyum.

Semalam saya mendapatkan pencerahan dari seorang Kiyai tentang sholat khusyu'....
Selama ini kebanyakan orang berpandangan bahwa sholat khusyu' hanya bisa dilakukan dengan membanjirnya air mata tobat.............
Ternyata khusyu' juga bisa didapat dengan senyum........
Bisakah sholat khusyu' dengan senyum....
Bisa......

Caranya adalah : Dalam sholat kita membayangkan betapa besar nikmat yang telah Allah berikan pada kita, syukuri semuanya, rasakan nikmat itu dalam diri kita, rasakan nikmatnya bantuan Allah dalam diri kita, rasakan kehadiran Allah yang bangga dan tersenyum melihat kesyukuran kita....tanpa terasa kitapun ikut tersenyum, hati kita penuh bunga...dan gairah hidup lebih menyala.

Dari sholat ke sholat kita menghadapinya dengan senyum...oh indahnya........
saya sedang belajar mempraktekkannya.......
Adakah dari anda semua yang telah mendapatkan referensi semacam itu?????
atau sudah yang banyak melaksanakannya...?

Diposting oleh BajuBocah.blogspot.com.
dikutip dari http://ade-hidayat.blogspot.com
280309 05:48
Add starShareShare with note

TDA = tangan di atas


Kujelajahi situs internet, kutemukan ada unsur Islami,
Ada kelompok komunitas dengan TDA, yaitu tangan di atas.
Coba buka http://fajrisalim.blogspot.com
Kita akan menemukan pengusaha ......
Coba temukan nilai-nilai kebaikannya!!

gabar dari http://www.ykppm.org

*********************************
Add starShareShare with note